Orbion Institute – Kampus kini tak hanya menjadi pusat akademik, tapi juga pusat inovasi melalui pendirian inkubator startup. Program ini dirancang agar hasil riset mahasiswa dan dosen dapat dikembangkan menjadi produk atau jasa yang layak secara komersial.
Contohnya, riset bioteknologi dari perguruan tinggi di Yogyakarta berhasil menciptakan bioplastik ramah lingkungan. Produk ini kini dikembangkan dalam startup yang memperoleh pendanaan dari investor dan hibah pemerintah.
BRIN dan LPDP juga menyediakan pendanaan untuk hilirisasi riset. Inkubator kampus menjadi jembatan penting agar penemuan tidak hanya berhenti di jurnal, tapi hadir di tengah masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga dilibatkan dalam proses bisnis dan pengembangan pasar.
Namun tantangan tetap ada, mulai dari keterbatasan akses modal lanjutan, hingga kurangnya mentor bisnis. Untuk itu, kampus perlu membangun jejaring dengan pelaku industri, venture capital, dan pemerintah daerah agar keberlanjutan startup bisa terjaga.
Ditulis oleh Aizan
Sumber gambar: https://images.unsplash.com/photo-1551173953-54a75e46fccd?q=80&w=870&auto=format&fit=crop&ixlib=rb-4.1.0&ixid=M3wxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8fA%3D%3D
Sumber:
- brin.
- tempo.co



