Orbion Institute – Tahun 2025 diprediksi sebagai momentum pertumbuhan besar untuk pasar modal Indonesia, khususnya melalui gelombang penawaran saham perdana (IPO) dari sektor teknologi. Sejumlah startup seperti eFishery, Xendit, hingga perusahaan energi hijau tengah bersiap masuk ke Bursa Efek Indonesia. Fenomena ini menjadi sinyal bahwa lanskap investasi lokal semakin inklusif terhadap inovasi.
Data dari IDX menunjukkan peningkatan minat investor ritel terhadap saham sektor digital, logistik, dan energi terbarukan. Hal ini juga didukung oleh regulasi yang mempermudah go public, serta insentif pajak dari pemerintah untuk startup berbasis teknologi ramah lingkungan.
Meski demikian, risiko IPO tetap harus dicermati. Beberapa perusahaan dinilai overvalued, atau tidak memiliki profitabilitas jangka panjang. Investor perlu menelaah prospektus dengan hati-hati, dan tidak hanya terjebak pada tren sektor.
Analis pasar merekomendasikan agar investor melihat pada kekuatan fundamental dan ekosistem pendukung startup tersebut, termasuk kemitraan strategis dan keberlanjutan produk.
IPO dari sektor teknologi bukan hanya peluang bagi investor, tapi juga mendorong perusahaan menjadi lebih transparan dan akuntabel. Hal ini memperkuat ekosistem startup Indonesia untuk tumbuh lebih sehat.
Ditulis oleh Aizan
Sumber gambar: https://images.unsplash.com/photo-1548592275-aaa936dfefc2?q=80&w=867&auto=format&fit=crop&ixlib=rb-4.1.0&ixid=M3wxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8fA%3D%3D
Sumber:
- IDX.co.id
- Kontan.co.id



