Industri Manufaktur RI Mulai Pulih, PMI Naik ke 51,5

PMI manufaktur

Orbion Institute – Kabar baik datang dari sektor industri Indonesia. Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Agustus 2025 naik ke level 51,5, setelah empat bulan sebelumnya terjebak di zona kontraksi (Bisnis.com).

PMI adalah indikator yang mengukur aktivitas industri, khususnya soal produksi, permintaan, dan tenaga kerja. Jika angkanya di atas 50, artinya industri sedang mengalami ekspansi alias tumbuh.

Kenaikan PMI ini menunjukkan bahwa permintaan dalam negeri kembali meningkat, terutama di sektor makanan, minuman, dan tekstil. Perusahaan-perusahaan mulai berani menambah produksi, bahkan sebagian mulai merekrut tenaga kerja baru.

Bagi masyarakat, kabar ini bisa diartikan sebagai peluang bertambahnya lapangan pekerjaan dan menguatnya kepercayaan pelaku usaha. Meski masih ada tantangan, seperti biaya bahan baku impor yang naik, tanda-tanda pemulihan ini memberi harapan ekonomi yang lebih cerah.

Pemerintah menyambut positif laporan ini, karena sektor manufaktur adalah salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Jika tren ini berlanjut, kontribusinya terhadap PDB bisa semakin besar, dan stabilitas ekonomi akan semakin terjaga.

Dengan kata lain, naiknya PMI ke atas 50 memberi sinyal bahwa roda industri Indonesia mulai berputar lebih kencang lagi.
Ditulis oleh Aizan
Sumber gambar: https://unsplash.com/
Sumber Berita: https://www.pmi.spglobal.com/Public/Home/PressRelease/e228417bbfb94e2bb8aef3c78c245406